Banyak orang keranjingan memainkan Clash of Clans. Tak dapat dipungkiri, game besutan Supercell itu sangat populer. Supercell pun ketiban berkah, mayoritas saham mereka telah dibeli raksasa game asal China, Tencent, dengan nilai tak main main, USD 8,6 miliar atau sekitar Rp 114 triliun.
Supercell saat ini dipimpin CEO Ilkka Paananen yang juga termasuk salah seorang pendirinya. Paananen telah malang melintang di industri game. Dia mendirikan developer game mobile Sumea di tahun 2000, ketika ponsel masih sederhana, layarnya kebanyakan masih hitam putih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar